Anak Inul Alami Gangguan Pencernaan, Dilarikan Ke Rumah Sakit
Putra Sworddut Inul Daratista, Yusuf Ivander Damares, dikabarkan baru kembali ke rumah sakit pada Selasa pagi (4 Desember 2022). Hal itu diumumkan melalui unggahan Inuli di akun Instagram pribadinya.
Diketahui, anak tersebut dibawa ke rumah sakit karena sebelumnya mengalami gangguan pencernaan yakni diare. Bukan di bangsal rumah sakit, dalam foto yang dibagikannya, Inul Darat justru tampak menunggu untuk tertidur di kursi tunggu rumah sakit.
"1.30 dini hari. RSPI -nungguin anak bagus sakit lagi tiba2 kena diare," tulis Inul pada caption unggahannya.
Rupanya, Ivan kerap mengalami gangguan pencernaan saat makan sembarangan. Hal itu diketahui dari komentar Iis Dahlia di unggahan Inuli.
Diare
Diare adalah suatu kondisi dimana penderita mengalami buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya. Seseorang dapat dikatakan mengalami diare jika ia buang air besar minimal tiga kali sehari. Selain itu, feses yang dikeluarkan juga lebih encer.
Ada dua jenis diare yang bisa terjadi, yaitu akut dan kronis (persisten). Diare akut adalah diare yang berlangsung hanya dalam waktu singkat. Ini adalah masalah kesehatan yang umum. Diare akut biasanya berlangsung sekitar satu atau dua hari, tetapi bisa bertahan lebih lama dan kemudian hilang dengan sendirinya.
Diare yang berlangsung lebih dari beberapa hari merupakan pertanda masalah yang lebih serius. Diare kronis yang berlangsung minimal 4 minggu bisa menjadi gejala penyakit kronis. Gejala diare kronis bisa menetap atau datang dan pergi.
Faktor Risiko Diare
- Setidaknya ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena diare. Sebagai contoh:
- Penyimpanan dan penyiapan makanan yang tidak sehat.
- Dapur dan toilet jarang dibersihkan.
- Sumber Air Tidak Bersih.
- Makan sisa makanan dingin.
- Jangan mencuci tangan dengan sabun.
Penyebab diare
- Bakteri dari makanan atau air yang terkontaminasi.
- Virus seperti influenza, norovirus atau rotavirus. Rotavirus adalah penyebab paling umum dari diare akut pada anak-anak.
- Parasit adalah organisme kecil yang ditemukan dalam makanan atau air yang terkontaminasi. Intoleransi atau kepekaan terhadap makanan, seperti B. laktosa dan fruktosa.
- alergi makanan
- Efek samping dari obat-obatan tertentu seperti antibiotik, obat kanker dan antasida yang mengandung magnesium.
- Penyakit yang mempengaruhi lambung, usus kecil atau usus besar, seperti penyakit Crohn.
- Masalah dengan fungsi usus besar, seperti B. Irritable bowel syndrome. Penyakit celiac, atau penyakit yang menyebabkan tubuh menolak protein gluten.
- Beberapa orang juga mengalami diare setelah operasi bypass lambung karena operasi terkadang dapat menyebabkan makanan bergerak lebih cepat melalui saluran pencernaan.
Gejala
Beberapa gejala yang biasanya menjadi tanda diare adalah:
- Feses lunak dan cair.
- sakit perut dan kram.
- mual dan muntah.
- Sakit kepala.
- kehilangan selera makan. Rasa haus yang konstan.
- darah di tinja.
Dehidrasi adalah gejala paling umum yang terkait dengan diare. Pada anak-anak, diare dapat ditandai dengan jarang buang air kecil, mulut kering dan menangis tanpa air mata.
Dalam keadaan dehidrasi yang parah, anak mungkin tampak mengantuk, tidak responsif, dengan mata cekung, dan kulit perut yang terjepit tidak cepat terbakar. Pada saat yang sama, tanda-tanda dehidrasi pada orang dewasa adalah kelelahan dan kurang energi, kehilangan nafsu makan, pusing, mulut kering, dan sakit kepala.
Comments
Post a Comment